Working in The Netherlands: On Getting Permanent Contract

Gak kerasa sudah hampir dua tahun saya bekerja di Belanda, lebih tepatnya di Countr POS. Perusahaan start up kecil ini ternyata bisa bikin saya betah kerja di Belanda dan nggak ngelirik-lirik ke perusahaan lain loh! Mungkin karena banyak dinamika dan challenge nya kali yah.. 

Perjalanan saya di Countr dimulai dari internship di bulan Maret - Agustus 2016 (bertepatan dengan habisnya visa zoekjaar saya). Seperti yang sudah saya pernah ceritakan sebelumnya, jika visa zoekjaar habis, yang bisa memperpanjang hanya perusahaan yang sudah terdaftar di IND (kantor imigrasi Belanda). Alhamdulillah kantor saya sudah terdaftar di IND dan setelah internship saya ditawarin full time contract (yeaay!). 

Setelah berdiskusi dengan orang tua, saya meng-iya-kan tawaran untuk lanjut kerja di Belanda. Perusahaan saya pun memproses perpanjangan visa saya. Oiya, visanya juga berubah dari zoekjaar visa ke kennismigrant visa (atau biasa disebut visa kerja). Masa berlaku visa kita tergantung dari masa berlaku kontrak kerja. Jadi karena full time contract saya hanya berlaku 1 tahun, visa kerja saya juga cuma 1 tahun aja (September 2016 - Agustus 2017). 

Satu tahun berlalu sangat cepat dan tiba-tiba visa saya sudah hampir habis aja. Saya pun ngomong ke bos, sekalian bilang kalau kontraknya juga udah mau habis. Setelah diskusi singkat, dia memutuskan untuk langsung ngasih permanent contract. Agak kaget juga sebenernya langsung di kasih permanent contract! Kenapa? Karena kata temen-temen saya disini, kita baru ditawarin permanent contract kalau udah perpanjangan kontrak 3 kali. Nah ini sedangkan saya baru mau perpanjangan yang kedua. Alhamdulillah!

Perusahaan saya kembali ngurus dokumen-dokumen yang diminta sama IND. Berikut kira-kira list dokumen yang diminta:

  • Application form (di download dari website IND)
  • Copy passport
  • Copy residence permit
  • Copy work contract

Sebenernya list dokumen yang diminta itu sama kayak pas awal perusahaan saya perpanjang visa zoekjaar ke kennismigrant. Bedanya cuma application costnya aja. Kalau application cost perpanjangan visa zoekjaar ke kennismigrant, bayarnya sekitar 900e tapi kalau perpanjangan dari kennismigrant ke kennismigrant, bayarnya sekitar 400e. Untuk biaya terbaru, bisa langsung di cek di websitenya IND.

Berhubung kadang proses aplikasi perpanjangan residence permit itu lama, jadi ada baiknya kalau kita mulai submit se-segera mungkin (3 bulan sebelum residence permit expires). Waktu itu saya apply nya mepet (1 bulan sebelum residence permit expires) dan ternyata IND nya lagi sibuk banget. Jadi proses aplikasinya memakan waktu 3 bulan. Alhasil... saya harus apply return visa karena saya mau keluar dari area schengen. Intinya, jangan mepet apalagi kalau kita mau travelling!

Setelah beberapa minggu submit, IND akan mengirim surat yang menyatakan kalau mereka sudah terima aplikasi kita. Beberapa lama setelah itu, IND akan melakukan direct debit ke rekening kantor untuk biaya aplikasi. Selanjutnya, kita tinggal tunggu aja surat dari IND. Biasanya 1 minggu sebelum residence permit kita jadi,  IND akan ngirim surat ke kantor untuk ngasih tau kalau mereka akan nge approve/decline aplikasinya. Kalau di approve, kita akan dapet surat lagi yang menyatakan residence permitnya udah jadi dan bisa diambil di kantor IND. Kalau di decline, biasanya dia akan ngasih alasannya kenapa dan kita harus ngelengkapin dokumen yang kurang (jika diminta). Selesai deeeh!

Sekitar bulan Oktober 2017, residence permit yang baru saya sudah jadi. Berhubung saya dapet permanent contract, jadi kali ini residence permitnya berlaku 5 tahun (maksimalnya emang cuma 5 tahun). Sooo happyyyyy!

PS: Kalau kamu ada pertanyaan tentang kerja di Belanda, silakan visit FAQs page ;) Siapa tau jawabannya udah ada disana!